Jar Garia, Mafiaterkini- Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kepulauan Aru berlangsung khidmat dan penuh semangat pengabdian.
Kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Apel Arafuru Mako Lanal Aru, Jl. Trikora, Desa Durjela, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku Senin (5/10/2026).
Mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, upacara tersebut dihadiri oleh prajurit dari tiga matra, yaitu Darat, Laut, dan Udara.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara Letkol Laut (P) Erwin Dwi Febrianto, Perwira Upacara Letda Laut (H) Afdhal AR, dan Komandan Upacara Kasatkom Lanal Aru Letda Laut (E) Nasrullah.
Adapun pengucapan Sapta Marga dibawakan oleh tiga prajurit mewakili tiap matra, yakni Serda Inf Junandes Sisko Araie (Yon TP 912), Serda Bah Azwar Notanubun (Lanal Aru), dan Serda Lek Teo Faris (Pos AU). Rangkaian upacara juga dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan.
Turut hadir dalam jajaran tamu undangan dan pejabat militer setempat yaitu, Perwira Penghubung Dobo, Mayor Inf Hendri Tuarita.
Pasi Intel Yonif TP 912/Satria Jargaria, Letda Inf Oktovianus Samangun (mewakili Danyon).
Danramil 1503-03/Dobo Kapten Inf Edy Pattimin. Pjs. Palaksa Lanal Aru, Kapten Laut (S) R. S Yoku, S.T.Han., M.KP.
Dankal Pulau Trangan III-09-06 Kapten Laut (P) Abdul Hadi, S.H.
Dandenpomal Lanal Aru, Kapten Laut (PM) Agus Dwi Purnomo.
Dansubdenpom Persiapan Aru, Kapten Cpm (K) Wanunu Adam.
Danpos AU Letda Tek Bayu Aribowo. Perwira Staf Lanal Aru.
Sementara itu, barisan pasukan upacara terdiri dari 5 SST Yonif Teritorial Pembangunan 912/Satria Jargaria Sakti, 1 SST Koramil 1503-03/Dobo, serta 3 SST Lanal Aru.
Amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, Panglima menegaskan bahwa kepercayaan rakyat merupakan amanah yang wajib dijaga.
Upaya negara dalam memperkuat TNI melalui modernisasi alutsista dan peningkatan kesejahteraan harus diimbangi dengan kesiapan serta profesionalisme prajurit.
“Semakin kuat TNI dan semakin modern kemampuannya, semakin besar pula tanggung jawab yang harus kita pikul. Penguatan tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi, kesiapan, dan profesionalisme,” tegas Panglima.
Menghadapi tantangan strategis, ketidakpastian global, hingga dinamika ruang informasi, Panglima meminta seluruh prajurit memegang teguh budaya pengabdian PRIMA Yaitu pertama, Profesional dan Menguasai tugas, rutin berlatih secara realistis, dan taat hukum.
Ke-dua, Responsif: Peka terhadap perubahan dan mampu bertindak cepat serta terukur.
Ke-tiga, Integratif: Membangun sinergi kuat dengan seluruh komponen bangsa.
Ke-empat Modern: Menguasai dan mengoptimalkan penggunaan Alpalhankam serta teknologi.
Ke-lima, Adaptif: Terus berinovasi dan menyesuaikan doktrin sesuai perkembangan ancaman.
Seluruh rangkaian upacara berakhir pada pukul 08.30 WIT dalam keadaan aman, lancar, dan tertib. (Mafiaterkini-BT)











