Jar Garia, Mafiaterkini- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kepulauan Aru menggelar Workshop “Pengembangan Kompetensi dan Mutu Guru SMP” dengan subtema “Penguatan Kompetensi Guru dalam Implementasi Pembelajaran” di SMP Negeri 1 Dobo, Senin (31/8/2026).
Kegiatan bertempat di SMP. Negeri 1 Dobo, dan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Aru, Aris F.A. Gainau, serta diikuti oleh jajaran guru dari 15 sekolah penerima Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Afirmasi Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Aris menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan sangat bergantung pada kompetensi para pendidik. Oleh karena itu, guru dituntut untuk terus belajar, beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan peserta didik, serta mampu menerapkan metode pembelajaran yang lebih inovatif.
Dikatakan, Pengembangan kompetensi guru bukan sekadar kegiatan pelatihan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia Kabupaten Kepulauan Aru.
Aris berharap hasil dari workshop ini tidak hanya berhenti pada lembaran sertifikat atau dokumentasi kegiatan semata, melainkan dapat diimplementasikan secara langsung dalam proses belajar-mengajar sehingga membawa dampak nyata pada peningkatan prestasi peserta didik.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penerapan pembelajaran yang berpusat pada siswa dengan mendorong kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, serta penguatan karakter.
Menurutnya, tantangan geografis Kepulauan Aru sebagai daerah kepulauan, seperti jarak antar-pulau yang jauh serta keterbatasan akses, tidak boleh menjadi alasan surutnya semangat untuk memberikan pendidikan terbaik.
“Justru dalam kondisi seperti inilah kreativitas, inovasi, dan dedikasi guru sangat dibutuhkan,” Tegasnya.

Di akhir arahannya, Aris mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama membangun budaya “guru belajar, guru berbagi, guru berinovasi, dan guru menginspirasi.”
Secara terpisah, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Aru, Laban Kailey, menjelaskan bahwa pelatihan ini difokuskan bagi 15 sekolah penerima program BOS Afirmasi 2026, diataranya adalah:
- SMP Negeri 6 Salarem
- SMP Negeri 8 Leting
- SMP Terpadu Negeri 12 Nafar
- SMP Terpadu Negeri 13 Kolaha
- SMP Terpadu Negeri 14 Warialau
- SMP Negeri Warabal
- SMP Terpadu Kompane
- SMP Negeri Nadai Gardakau
- SMP Negeri Wakua
- SMP Jeljakaka Dobo
- SMP Negeri Gulili
- SMP Negeri Fanua Lasi Ursia Urlima
- SMP Satap Selmona
- SMP Kristen 4 Wakua
- SMP Negeri Kumul
Laban berharap workshop ini dapat memperkuat kapasitas para pendidik sekaligus mendongkrak mutu pembelajaran secara berkelanjutan, khususnya di sekolah-sekolah penerima BOS Afirmasi di wilayah Kepulauan Aru. (Maf-BT)












