Jar Garia, Mafiaterkini- Kegiatan Bakudapa Anak dan Remaja (BADAR) Jemaat GPM Lamerang yang berlangsung selama kurang lebih empat hari resmi ditutup, Jumat 19/06/26. Acara penutupan yang berlangsung dilapngan perkemahan, dihadiri langsung oleh Ketua Klasis Pulau-Pulau Aru, Pdt. H. Mussa, S.Th. Kepala Dusun Lamerang, Natanel Rumayara. Ketua Majelis jemaat GPM Lamerang, Pdt. J. Salano, S.Si., Theol serta tamu undangan lainnya.
Mengawali arahannya, Pdt. H. Mussa menyapa anak-anak peserta BADAR. Antusiasme tinggi terlihat saat anak-anak secara kompak mengaku sangat senang, bahkan merasa waktu empat hari pelaksanaan masih kurang karena keseruan dan manfaat yang mereka dapatkan.
Menanamkan Nilai Iman dan Karakter
Dalam sambutannya, Pdt. H. Mussa mengakui bahwa waktu empat hari memang belum cukup untuk membekali anak-anak agar dapat langsung bertumbuh, berakar, dan berbuah. Namun, ia menegaskan bahwa seluruh muatan materi yang diberikan telah dirancang untuk menanamkan nilai-nilai iman, kasih, dan perbuatan baik di masa depan.
“Pembinaan kepada anak-anak saat ini sangat penting untuk membentuk karakter mereka. Kami berharap apa yang diperoleh anak-anak selama empat hari ini dapat dilanjutkan di rumah di bawah tanggung jawab orang tua dan keluarga,” ujar Pdt. H. Mussa.
Beliau juga mengimbau para orang tua untuk memastikan anak-anak memulai setiap aktivitas dengan doa, serta memperketat pengawasan terhadap penggunaan gawai (handphone).
“Dampak HP itu ada baiknya, tetapi dampak negatifnya juga sangat besar. Oleh karena itu, kami berharap orang tua benar-benar mengontrol anak-anak dalam penggunaan HP di rumah,” Harapnya.
Apresiasi Jemaat dan Totalitas Pengasuh
Secara khusus, Ketua Klasis memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bapak, Ibu para Pengasuh SMTPI Jemaat GPM Lamerang. Menurutnya, kerelaan para pengasuh untuk tidur bersama anak-anak di tenda merupakan wujud nyata dari pembangunan rasa persaudaraan yang kokoh.
“Terima kasih karena Bapak Ibu para pengasuh telah memberikan totalitas pengabdian dalam membina anak-anak. Apa yang ingin dicapai oleh Gereja hari ini, telah diwujudkan oleh Jemaat GPM Lamerang,” Sebut Ketua Klasis dengan senang.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada orang tua serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata adanya komitmen bersama untuk mendukung proses pembinaan anak agar tumbuh, berakar, dan menghasilkan buah yang baik bagi keluarga, gereja dan masyarakat.
Acara diakhiri dengan prosesi penutupan secara resmi yang ditandai dengan pemukulan tifa oleh Ketua Klasis Pulau-Pulau Aru, Pdt. H. Mussa, S.Th., sebagai simbol memberi semangat baru bagi seluruh peserta untuk mengimplementasikan nilai-nilai yang telah didapat dalam kehidupan sehari-hari. (Maf-MS))






