Supiori, Mafiaterkini- Dinas Kesehatan Kabupaten Supiori terus berkomitmen menangani dan menekan angka penyebaran penyakit kusta dan Frambusia di wilayahnya. Penyakit kusta sendiri tercatat sudah ada sejak sebelum Supiori dimekarkan dan masih menjadi bagian dari Kabupaten Biak Numfor.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Supiori, Anton Wanma, SKM, M.Kes, menjelaskan bahwa penanganan kusta merupakan bagian dari program terpadu, baik di tingkat nasional maupun kabupaten. “Penyakit kusta ini ada program nasional dan program kabupaten. Jadi, penanganannya sudah terprogram secara berkelanjutan sesuai mekanisme yang ada di Dinas Kesehatan,” ujar Anton Wanma.
Ia juga menegaskan bahwa ketersediaan obat-obatan di Puskesmas maupun Rumah Hospital selalu terjamin melalui perencanaan rutin di bagian farmasi. Obat-obatan yang diberikan kepada masyarakat dipastikan gratis dan tidak diperjualbelikan karena merupakan program resmi pemerintah yang bekerja sama dengan WHO.
Dalam kesempatan yang sama, Kabid P2P Dinas Kesehatan Supiori, Olince Rumere, SKM, M.Kes, menambahkan bahwa pihaknya terus berupaya melakukan penjaringan dan penemuan kasus baru di lapangan. Namun, ia menekankan bahwa seluruh kegiatan tersebut harus didukung oleh ketersediaan anggaran dan perencanaan yang matang.
“Sejak kami memegang program P2P tahun lalu, kami mulai merekap laporan, melakukan supervisi, hingga mengecek kevalidan data di lapangan. Sampai dengan bulan Agustus ini, tercatat total ada 200 kasus kusta di Supiori,” jelas Olince.
Dikatakan, dari total 200 kasus tersebut, 161 orang merupakan pasien aktif yang saat ini sedang menjalani pengobatan rutin, sementara 39 kasus sisanya mencakup pasien yang sudah dinyatakan sembuh, pasien yang meninggal dunia, serta kasus yang mengalami kegagalan pengobatan.
Untuk memastikan pengobatan berjalan efektif, pemantauan dilakukan secara berjenjang oleh penanggung jawab program kusta di tingkat Puskesmas hingga seksi P2M Dinas Kesehatan melalui kegiatan supervisi, pelatihan, serta monitoring dan evaluasi (Monev) secara berkala.
Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Pemerintah Kabupaten Supiori melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Supiori menggelar kegiatan Pelayanan Minum Obat Pencegahan Masal untuk penyakit kusta dan Frambusia.
Atas nama Dinas Kesehatan Supiori, Anton Wanma mengimbau dan berharap agar seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Supiori yang berada di sekitar lokasi pasar Sentral dapat hadir dan ikut serta meminum obat pencegahan bersama-sama demi mewujudkan masyarakat Supiori yang sehat dan bebas dari penyakit menular.
“Kami berharap bahwa seluruh masyarakat Kabupaten Supiori yang ada di sekitar tempat kegiatan ini, kalau bisa hari ini bisa minum obat bersama-sama, demi terwujudnya masyarakat Supiori yang sehat dan bebas dari penyakit menular”. Harap Anton Wanma. (Maf-FN)













