Poster Iklan

Di Tengah Dinamika Sosial Kegiatan BADAR Jemaat GPM Lamerang Resmi Dibuka: Fokus pada Pembentukan Karakter, Iman, dan Mental Anak

Jar Garia, Mafiaterkini- Di tengah euforia gelaran sepak bola Piala Dunia, serta keprihatinan atas konflik sosial yang tengah terjadi antara warga Desa Salarem dan Desa Kalar Kalar di Kota Dobo, Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Lamerang mengambil langkah konkret dalam pembinaan generasi muda harapan Gereja, masyarakat dan pemerintah. Kegiatan Bakudapa Anak dan Remaja (BADAR) Jemaat GPM Lamerang resmi dibuka secara khidmat dan meriah Pada hari Selasa, 16/06/26, bertempat di lapangan olahraga Dusun Lamerang, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepualaun Aru, Maluku.

Hadir dalam kegiatan, Ketua Klasis Pulau-pulau Aru, Pdt. H. Mussa, STh. Kepala Dusun Lamerang, Natanel. Rumayara. Kepala Sekolah SD Inpres Wokam, Yunus Ubleuw. Ketua Majelis Jemaat GPM Lamerang, Ibu Pdt. J. Salano bersama perangkat serta tamu undangan lainnya.

Kegiatan diawali dengan ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Pdt. J. Salano. Dalam khotbahnya yang didasarkan pada firman Tuhan, Pdt Salano menekankan pentingnya hidup yang melekat dan mengandalkan Tuhan dalam hidup.

​”Kehidupan anak-anak Kristen harus bertumbuh, berakar, dan berbuah dalam iman serta harapan yang hanya tertuju kepada Tuhan. Anak yang bertumbuh dan menghasilkan buah harus mengandalkan Tuhan sebagai Pokok Anggur yang benar. Jika anak-anak hidup mengandalkan Tuhan, anak-anak pasti menghasilkan buah yang manis, yaitu buah kesuksesan dalam meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik.” Pesan Pdt. Salano.

​Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari ini, dibuka secara resmi oleh Ketua Klasis GPM Pulau-Pulau Aru, Pdt. H. Mussa, yang ditandai dengan pemukulan Tifa secara simbolis.

Membentuk Karakter, Menghadapi Tantangan Zaman

​Dalam sambutannya, Pdt. H. Mussa, menekankan pentingnya kegiatan BADAR sebagai wadah strategis untuk mengasah spiritualitas, moral, kecerdasan emosional, serta minat dan bakat anak-anak.

​”Kegiatan BADAR Jemaat Lamerang ini, benar-benar menjadi ajang untuk mengembangkan kreativitas anak, memberikan edukasi, serta menyalurkan minat dan bakat anak secara positif,” Ujar Pdt. H. Mussa.

​Ia juga mengapresiasi tema yang diusung dalam kegiatan Badar, yaitu “Bertumbuh dalam Iman, Berakar dalam Kasih, dan Berbuah dalam Perbuatan”. Menurutnya, tema ini memiliki kedalaman makna tentang bagaimana generasi muda gereja dapat berdiri kokoh di tengah arus zaman dan memberikan dampak baik, lewat tindakan nyata sehari-hari.

​”Tema ini memberi makna tentang bagaimana anak-anak kita dapat bertumbuh dan berakar untuk kemudian menghasilkan buah yang baik dalam setiap tindakan mereka. Itulah yang menjadi harapan besar gereja, khususnya bagi anak-anak di Maluku dan secara khusus di Jemaat GPM Lamerang,” Tambahnya.

​Lebih lanjut, Ketua Klasis dalam keterangannya, saat dikonfirmasi oleh kelas jurnalis selaku peserta Badar, Pdt. H. Mussa menegaskan bahwa kegiatan ini tidak boleh dipandang hanya sebagai pengisi waktu liburan sekolah semata. Meskipun  dilaksanakan di masa liburan, tetapi ini adalah inti dari upaya pembinaan spiritualitas, iman, dan moral anak dalam menghadapi perkembangan teknologi yang sangat kompetitif saat ini. Jika diikuti dengan baik selama empat hari, tandasnya, akan memberikan manfaat besar yang akan dibawa pulang oleh anak-anak selaku peserta Badar.

​Secara khusus Ketua Klasis menyampaikan terima kasih kepada para pengasuh yang telah merancang materi adaptif teknologi, termasuk materi ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik), guna membiasakan anak-anak tanggung dan remaja agar bijak menghadapi era digital. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 70 peserta yang melibatkan seluruh jenjang, mulai dari anak usia Indria (TK) hingga jenjang Remaja.

Fondasi Iman dan Keputusan Sidang Jemaat

​Pada kesempatan yang sama, Ketua Majelis Jemaat GPM Lamerang, Pdt. J. Salano, S.Si. Theol, yang dimintai keterangannya, menjelaskan bahwa BADAR tahun 2026 ini merupakan implementasi dari keputusan Sidang Jemaat ke-18 tahun 2026. Tujuan utamanya adalah membentuk karakter Kristiani sejak dini, membangun kepercayaan diri yang sehat, serta menanamkan nilai-nilai firman Tuhan.

​​Dukungan Penuh dari Pemerintah Dusun

​Pemerintah setempat turut memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan yang bernilai edukatif ini. Kepala Dusun Lamerang, Bapak N. Rumayara, hadir dan memberikan sambutan hangat. Atas nama Pemerintah Desa Wokam dan Dusun Lamerang, Bapak N Rumayara, menyatakan dukungan penuh atas terlaksananya Bakudapa Anak dan Remaja di Jemaat GPM Lamerang.

​”Anak-anak adalah aset yang sangat berharga bagi keluarga, masyarakat, gereja, dan juga pemerintah. Oleh karena itu, membina mereka adalah tanggung jawab kita bersama. Kegiatan BADAR ini sangat penting untuk meningkatkan minat dan bakat, sekaligus menjaga moral mereka di tengah gempuran teknologi. Jika kita ingin melihat anak-anak kita berhasil dan berbuah manis di masa depan, kita harus menyiapkannya mulai dari sekarang,” tegas Bapak N. Rumayara.

Pembekalan Materi Multi-Disiplin: Dari Karakter hingga Kesehatan Mental

​Untuk mencapai tujuan pembinaan yang holistik, Majelis dan Para Pengasuh menyajikan berbagai materi penting yang dibawakan oleh para pakar di bidangnya, sebagai nara sumber, antara lain:

1. Pembentukan Karakter Kristiani

​Materi ini dibawakan oleh Sekretaris Bidang (Sekbid) PTPU Klasis Pulau-Pulau Aru, Pdt. Ola Lopati. Dalam pemaparannya, Pdt. Lopati menekankan agar setiap anak GPM memiliki karakter kokoh dan mampu menampilkan diri dengan baik di mana pun mereka berada.

​”Anak-anak harus berani berkata jujur, membela kebenaran, serta menunjukkan integritas, kasih, dan hati yang penuh pengampunan, baik di lingkungan keluarga, gereja, maupun masyarakat,” Tutur Pdt. Lopati.

Pdt. Lopati menekankan pentingnya membangun karakter yang kokoh agar anak-anak mampu tampil sebagai pribadi yang jujur, berani membela kebenaran, memiliki kasih, integritas, serta hati yang penuh pengampunan.

2. Kesehatan Mental dan Fisik di Era Digital

​Menjawab tantangan kecanduan teknologi, dr. Feby Ubro, Sp.KJ, seorang dokter spesialis kesehatan jiwa (psikiater), hadir memberikan materi yang sangat relevan mengenai kesehatan mental anak. Dr. Feby menegaskan bahwa kesehatan mental dan fisik memiliki porsi yang sama pentingnya bagi masa depan generasi gereja dan bangsa.

​Dalam penjelasannya, dr. Feby mengingatkan bahaya laten zat adiktif dan ketergantungan gawai. Ia mengenalkan istilah “Narkolema” (Narkoba Lewat Mata), yaitu kecanduan bermain gim dan menonton konten-konten tidak bermanfaat secara berlebihan, yang bahayanya tidak kalah merusak dari Narkoba yang merusak fisik.

“Hidup yang sehat mental adalah hidup yang menghasilkan buah yang baik, saling mengasihi dan saling menolong.

​Hidup yang sehat mental adalah hidup yang mampu menyelesaikan masalah dengan baik, bukan malah menjadi provokator yang memperkeruh suasana. Hindarilah narkoba, kurangi bermain gim yang berlebihan, dan stop menonton konten yang tidak mendidik. Semua itu dapat mengganggu kesehatan mental dan menghambat langkah anak-anak menuju masa depan yang sukses,” Pesan dr. Feby Ubro di akhir sesinya.

​Selain materi karakter dan kesehatan mental, para peserta juga akan dibekali dengan berbagai materi yang dibagi dalam 7 kelas minat yaitu

1.Kelas Kesehatan Seksual dan Reproduksi,

2.Kelas MC dan Publik Speaking,

3.Kelas IT (Vidio Dokumenter).

4.Kelas Tataboga kuliner/ Pangan Lokal.

5.Kelas Jurnalistik.

6.Kelas Cinta Bahari dan Pengolahan Sampah.

7 Kelas Musik Grejawi lingkungan bersih dan sehat,

Pembagian 7 kelas minat ini telah disesuaikan dengan petunjuk teknis (juknis) dari Majelis Pekerja Klasis Pulau-Pulau Aru.

​Melalui sinergi antara gereja, pemerintah, pengasuh, dan para profesional, kegiatan BADAR GPM Lamerang 2026 diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakar kuat dalam iman dan kasih yang nyata menghasilkan buah yang bermanfaat bagi keluarga masyarakat dan Pemerintah. (Maf-MS)

Mafia Terkini

A Civil Servant

Related Posts

MBG Di Kepulauan Aru Terhenti Sementara BGN Ungkap Kendala Data 3b Dan Pasokan Bahan Baku

Program MBG di Kepulauan Aru terhenti sementara setelah BGN mengungkap adanya kendala pendataan 3B dan pasokan bahan baku.

Read more

Hasil Kelulusan SMK PGRI Dobo 100% Pengumuman Dilakukan Secara Daring

SMK PGRI Dobo meraih kelulusan 100% pada tahun ini. Pengumuman hasil dilakukan sepenuhnya secara daring, memudahkan siswa dan orang tua untuk mengakses informasi tanpa harus hadir langsung di sekolah.

Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

Di Tengah Dinamika Sosial Kegiatan BADAR Jemaat GPM Lamerang Resmi Dibuka: Fokus pada Pembentukan Karakter, Iman, dan Mental Anak

Di Tengah Dinamika Sosial Kegiatan BADAR Jemaat GPM Lamerang Resmi Dibuka: Fokus pada Pembentukan Karakter, Iman, dan Mental Anak

Bupati Aru Lantik Adolof Pokar sebagai Kepala BPKAD Fokus Benahi Tata Kelola Keuangan Daerah

  • By Ms
  • June 10, 2026
  • 35 views
Bupati Aru Lantik Adolof Pokar sebagai Kepala BPKAD Fokus Benahi Tata Kelola Keuangan Daerah

PDAM Tirta Gwamar Dobo Bakal Gelar Audit Internal Mencari Akar Penyebab Devisit Anggaran

  • By Ms
  • June 9, 2026
  • 69 views
PDAM Tirta Gwamar Dobo Bakal Gelar Audit Internal Mencari Akar Penyebab Devisit Anggaran

Tinjau Pembangunan Kopdes Merah Putih di Desa Wokam Dandim 1503/Tual Apresiasi Sinergitas Pemdes dan Warga

  • By Ms
  • June 4, 2026
  • 90 views
Tinjau Pembangunan Kopdes Merah Putih di Desa Wokam Dandim 1503/Tual Apresiasi Sinergitas Pemdes dan Warga

MBG Di Kepulauan Aru Terhenti Sementara BGN Ungkap Kendala Data 3b Dan Pasokan Bahan Baku

  • By Ms
  • June 4, 2026
  • 61 views
MBG Di Kepulauan Aru Terhenti Sementara BGN Ungkap Kendala Data 3b Dan Pasokan Bahan Baku

Tim Investigasi DPD I Golkar Maluku Turun ke Aru, Dalami Dugaan Penjualan Aset Partai

  • By Ms
  • June 4, 2026
  • 121 views
Tim Investigasi DPD I Golkar Maluku Turun ke Aru, Dalami Dugaan Penjualan Aset Partai