Jar Garia, Mafiaterkini- Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Daerah Pulau-Pulau Aru sukses menggelar aksi kemanusiaan bertajuk “AMGPM Mengabdi 2026: Sejuta Cinta untuk Cahaya Utara” yang berlangsung pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Kegiatan yang melibatkan 75 peserta ini dipusatkan di tiga desa di Kecamatan Sir-Sir, Kabupaten Kepulauan Aru, yakni Desa Langhalau, Waifua, dan Gumsey. Aksi pengabdian difokuskan pada empat pilar utama: pelayanan pendidikan, kesehatan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
Ketua Bidang Pelayanan Pendidikan, Pembangunan Masyarakat (PELPEM) dan IPTEK AMGPM Daerah Pulau-Pulau Aru, Frans Amus Selfanay, menyampaikan bahwa agenda tahunan ini, merupakan manifestasi konkret dari komitmen kader pemuda gereja dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pelosok. “Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian nyata kader AMGPM untuk mendukung pendidikan anak-anak, meningkatkan motivasi belajar, serta mempererat hubungan antara gereja dan masyarakat,” Ujar Frans Amus, Kamis (6/8/2026).
Aksi pengabdian kali ini mengusung pendekatan holistik dengan merangkul multipihak, termasuk akademisi dari dosen dan mahasiswa PSDKU Universitas Pattimura (Unpatti) Aru serta pegiat literasi dari Rumah Sastra Arafura. Kehadiran Ketua AMGPM Daerah PP Aru, Daud Faifet, turut memberikan dukungan langsung di lokasi kegiatan.
Sejumlah program strategis yang dilaksanakan selama tiga hari di Kecamatan Sir-Sir meliputi:
1.Pendidikan & Literasi: Pelaksanaan bimbingan belajar, identifikasi kemampuan literasi membaca dan menulis siswa, hingga pelatihan kreativitas anak.
2.Kesehatan & Sanitasi: Pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga serta penyuluhan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
3.Sosial & Kemasyarakatan: Pentas seni budaya bersama masyarakat lokal serta ruang panggung ekspresi bagi pemuda setempat.
Frans Amus berharap, dampak dari kegiatan ini tidak berhenti sebatas seremonial semata, melainkan mampu memberikan perubahan berkelanjutan bagi kualitas sumber daya manusia di wilayah Aru Utara. “Kami berharap program ini dapat meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi anak-anak, menumbuhkan karakter disiplin dan kepedulian sosial, serta memperkuat kemitraan AMGPM dengan masyarakat. AMGPM hadir bukan hanya sebagai pemuda gereja, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang siap melayani dan berbagi pengetahuan demi kemajuan bersama,” Tandasnya. (Maf-BT)
















