Kepulauan Aru Targetkan 88 Titik SPPG Terpencil 5 Titik Baru Masuk Tahap Penilaian

Jar Garia, Mafiaterkini- Berdasarkan keterangan Kordinator Wilayah Badan Gisi Nasional (BGN) Perwakilan Kabupaten Kepulauan Aru, Yordan Yohanis Samloy bahwa program Makan Bergisi Gratis (MBG) di wilayah 3T Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gisi (SPPG) terus berjalan untuk mencapai target yang ditetapkan.

Sayangnya, dari 88 titik dapur SPPG Terpencil yang ditargetkan khusus di Kabupaten Kepulauan Aru, baru 5 titik masuk dalam tahap penilaian oleh Badan Gisi Nasional.

Menurut Yordan Samloy, sesuai data yang dikumpulkan, BGN targetkan 51.400 penerima manfaat, tetapi untuk dapurnya tahun 2026 ini ditargetkan 8 dapur Aglomerasi di Kota Dobo, sementara 88 dapur SPPG terpencil di pulau-pulau terluar di Kepulauan Aru. “Sejauh ini data yang kami kumpulkan itu kami targetkan 51.400 penerima manfaat, namun untuk dapurnya, kita targetkan di tahun ini ada 8 dapur Aglomerasi dalam kota Dobo, dan 88 dapur SPPG terpencil itu diantaranya SK pertama 53 titik dan SK kedua, 35 titik. Sementara yang baru dimasukkan dan dilakukan penilaian itu ada 5 titik. Jadi sisa 83 titik dapur yang sementara dalam proses persiapan”. Jelasnya.

Dikatakan, untuk pulau-pulau terluar yang dipersiapkan menuju ke 5 titik dapur yang ada dalam tahap penilaian yang disebutkan diantaranya adalah Desa Lau-Lau, Desa Ujir, Desa Sewer, Desa Kobaseltimur dan Desa Warabal. “Lima (5) titik ini sudah masuk dalam tahap penilaian dan kalau berhasil sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Badan Gisi Nasional khusus untuk wilayah 3T, maka SPPG dari 5 titik ini siap untuk dioperasikan dan yang pasti akan melayani Desa-desa yang ada disekitarnya. Sementara untuk penerima manfaat yang sejauh ini kami dapat dari investor atau mitra yang membangun SPPG itu datanya diambil dari sekolah dan puskesmas setempat dimana Ujir itu 248 penerima manfaat, Lau-lau 134, Sewer ada 315 penerima manfaat, Warabal 150 dan Kobaseltimur ada 140 penerima manfaat. Namun penerima manfaat ini perlu kita ferivikasi lagi karena kepala SPPG nanti akan turun untuk verifikasi penerima manfaat yang ada diwilayah tersebut, sekaligus MoU dengan sekolah-sekolah dan pos yandu-pos yandu yang ada disana”. Jelasnya.

Ditambahkan, untuk penerima manfaat sementara yang ditetapkan oleh Badan Gisi Nasional sesuai petunjuk adalah murid SD, SMP, SMA ditambah TK Paud Yedita dan juga ibu hamil, ibu menyusui dan balita. Namun, katanya, ada informasi terbaru untuk penerima manfaat MBG yang akan dimasukkan dalam Juknis adalah anak jalanan atau anak putus sekolah. “Memang belum dimuat didalam juknis tetapi sesuai informasi terbaru bahwa penerima manfaat MBG itu juga termasuk anak putus sekolah atau anak jalanan, namun kami belum terapkan dan belum dimuat dalam juknis Badan Gisi Nasional”. Tandasnya.

Pelayanan MBG yang sudah jalan khusus di kota Dobo yang ditangani oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gisi (SPPG) Durjela Kecamatan Pulau-pulau Aru, untuk beberapa sekolah yang disebutkan Samloy adalah SD, SMP dan SMA Yos Sudarso Dobo, kemudian SD 2 Dobo, SD 1 Dobo, SMP 2 Dobo. ditambah dengan TK dan Paud Yedita. “Sementara penerima manfaat yang kita layani itu ada sekitar 2517 penerim manfaat. Dan memang itu saja yang sementara kita targetkan namun untuk sementara kita masih kejar dapur-dapur MBG yang masih dalam tahap persiapan”. Sebutnya.

Ditempat terpisah, salah satu guru SMA Yos Sudars Dobo sebagai kordinator MBG di sekolah, Dominggas Jeany Sabono, S.Pd yang dimintai keterangannya menandaskan bahwa penyaluran MBG di SMA Yos Sudarso Dobo berjalan aman sesuai aturan dan sesuai jumlah sisiwa dan guru di sekolah.

Ms

Journalist for 17 Years

Related Posts

Haurisa Berjanji Akan Meningkatkan Pelayanan RSUD Dobo Dengan Komunikasi Medis Yang Santun dan Beretika

Pelayanan di RSUD Dobo siap berbenah ke arah yang lebih baik. Haurisa secara resmi berjanji akan meningkatkan standar pelayanan rumah sakit dengan mewajibkan seluruh tenaga kesehatan untuk menerapkan komunikasi medis yang santun, humanis, dan beretika demi kenyamanan pasien.

Read more

Berita Dugaan Pungli di Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Aru, Dinilai Tidak Benar dan Menyesatkan

Isu dugaan pungutan liar (pungli) di Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Aru akhirnya diluruskan. Pihak terkait menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan masyarakat. Klarifikasi ini diharapkan mampu meredam keresahan publik serta mengembalikan kepercayaan terhadap pelayanan pemerintah daerah.

Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

Haurisa Berjanji Akan Meningkatkan Pelayanan RSUD Dobo Dengan Komunikasi Medis Yang Santun dan Beretika

  • By Ms
  • April 15, 2026
  • 16 views
Haurisa Berjanji Akan Meningkatkan Pelayanan RSUD Dobo Dengan Komunikasi Medis Yang Santun dan Beretika

Gedung Belajar SD Inpres Kolaha dan SMP N Kolaha Kecamatan Aru Utara Rusak Parah Sejak 2020

  • By Ms
  • April 4, 2026
  • 41 views
Gedung Belajar SD Inpres Kolaha dan SMP N Kolaha Kecamatan Aru Utara Rusak Parah Sejak 2020

Moh. Djumpa, Buka Musda ke- II BKPRMI Kabupaten Kepulauan Aru

  • By Ms
  • April 3, 2026
  • 40 views
Moh. Djumpa, Buka Musda ke- II BKPRMI Kabupaten Kepulauan Aru

Berita Dugaan Pungli di Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Aru, Dinilai Tidak Benar dan Menyesatkan

  • By Ms
  • March 26, 2026
  • 63 views
Berita Dugaan Pungli di Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Aru, Dinilai Tidak Benar dan Menyesatkan

Kotoran Tai Sapi Lagi Marak Sebagai Obat Yang Memabukkan, Intelkam Polres Kepulauan Aru Dinilai Tak Jalan

  • By Ms
  • March 20, 2026
  • 69 views
Kotoran Tai Sapi Lagi Marak Sebagai Obat Yang Memabukkan, Intelkam Polres Kepulauan Aru Dinilai Tak Jalan

Pembinaan Kamtibmas Kepada Warga Kampis, Polres Kepulauan Aru di Nilai Mengecewakan Rakyat

  • By Ms
  • March 20, 2026
  • 65 views
Pembinaan Kamtibmas Kepada Warga Kampis, Polres Kepulauan Aru di Nilai Mengecewakan Rakyat