Supiori, Mafiaterkini- Kemeriahan memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Supiori mencapai puncaknya pada Selasa (18/8/2026). Berpusat di Pasar Sentral, ribuan warga memadati area kegiatan untuk menikmati kemeriahan Pesta Rakyat yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Supiori.
Acara puncak ini bukan sekadar perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum penting bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Bumi Supiori. Dalam kesempatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Supiori secara tegas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah dan memutus rantai penularan penyakit kusta. “Saya melindungi diri, Anda melindungi diri, kita melindungi Supiori,” tegas ajakan pimpinan daerah tersebut yang menjadi gaung semangat masyarakat setempat.
Melalui sambutan resmi Bupati Kabupaten Supiori, Heronimus Mansoben, S.IP., M.Si mengatakan bahwa atas nama pemerintah daerah pihaknya menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan pelayanan, sekaligus menegaskan optimismenya terhadap pembangunan di Supiori.

Mansoben menekankan bahwa hasil koordinasi gigih dengan Pemerintah Pusat telah membuahkan berbagai program nyata, seperti pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, pembukaan akses jalan dan jembatan, program cetak sawah untuk ketahanan pangan, hingga pembangunan Sekolah Rakyat serta revitalisasi sarana pendidikan dan kesehatan.
Namun, fasilitas kesehatan yang megah, disebut tidak akan berarti tanpa kesadaran masyarakat untuk hidup sehat. “Kemerdekaan sejati bukan hanya bebas dari penjajahan, tetapi juga merdeka dari penyakit,” Tegas Bupati saat secara resmi mencanangkan Gerakan Eliminasi Kusta dan Frambusia Tahun 2030.
Dalam sambutannya Bupati menyoroti bahwa kusta dan frambusia masih menjadi masalah kesehatan serius di Supiori. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah reaksi kusta yang dapat merusak saraf hingga memicu kecacatan permanen. Hambatan geografis, keterbatasan dana, serta rasa malu atau stigma di tengah masyarakat harus dilawan dengan langkah aktif: pemeriksaan kontak langsung di kampung-kampung, sekolah, dan komunitas.
Sebagai langkah konkret dan paling efektif, diluncurkan program Minum Obat Pencegahan Masal. Untuk memberikan contoh langsung serta membuktikan bahwa obat tersebut aman dan vital, Bupati, Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, serta para pejabat terkait meminum obat pencegahan tersebut secara langsung di hadapan seluruh warga.
Menutup rangkaian acara, masyarakat diajak untuk menikmati hiburan pesta rakyat dengan tetap menjaga rasa persaudaraan, ketertiban, keamanan, serta kebersihan lingkungan di kawasan Pasar Sentral Supiori. (Mafiaterkini-Tim)













