Poster Iklan

Kotoran Tai Sapi Lagi Marak Sebagai Obat Yang Memabukkan, Intelkam Polres Kepulauan Aru Dinilai Tak Jalan

Jar Garia, Mafiaterkini- Ketua Pemuda Kampung Pisang (kampis) Kelurahan Galaydubu Kecamatan Pulau-Pulau Aru, yang disapa pa Ongen Rahangmetan, secara terbuka menyampaikan kritik tajam terhaddap kinerja Polres Kepulauan Aru. Ongen menyoroti soal kinerja kepolisian yang dinilai lamban dalam penanganan sejumlah perkara pidana yang terjadi di wilayah hukum Kabupaten Kepulauan Aru.

Dia menilai, bahwa terkait masalah perkelahian anak-anak kampis dengan anak-anak Laser kompleks Besi tua, perbuatannya sudah memenuhi unsure Pidana, namun penindakannya tidak ada. “Masalah antara kampis dan Laser kompleks Besi tua ini bukan masalah yang baru terjadi tetapi persoalan ini sudah terjadi sepanjang tahun 2025 sampai sekarang ini. Kemudian perbuatan yang dilakukan itu sudah memenuhi unsure pidana, namun penindakannya tidak ada”. Penilaian ini disampaikan ketua Pemuda Kampis Pa Ongen saat mengikuti kegiatan pembinaan Kamtibmas di kelurahan Galaidubu Kecamatan pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, bertempat di depan rumah Ketua RW 006 bapak Max Loimalitna, Kamis 19/03/26

Ongen menjelaskan bahwa terkait dengan UU darurat Nomor 12 tahun 1951, dengan KUHP yang baru pasal 307 sama unsurnya yaitu menyimpan, membawa dan menggunakan senjata pemukul atau senjata tajam, berarti itu sudah memenuhi unsure Pidana. Tetapi setiap persoalan-persoalan yang terjadi selama ini, tidak pernah ada penegakkan Hukum terkait dengan pasal 307 tersebut. Dikatakan, terkait perkelahian anak-anak Kampis dan anak-anak kompleks besi tua, dimana semua orang sudah berlari dengan senjata tajam maupun senjata pemukul, tetapi APH tinggal berdiri dan melihat saja, bahkan penanganan tindak pidananya tidak jalan.

Dalam penyampaiannya, Ia mengaku kecewa karena pihaknya sudah melapor ke Polres, bahwa perbuatan yang dilakukan itu sudah memenuhi unsure pidana karena didalamnya syarat materiil dan formil sudah terpenuhi, tapi kenapa penindakannya tidak ada. “Ini yang menjadi kekecewaan kepada kami di kalangan pemuda sehingga permasalahan ini tidak pernah terselesaikan. Masalah antara kampis dan Besi tua bukan masalah yang baru terjadi, tetapi persoalan ini sudah terjadi sepanjang tahun 2025 sampai sekarang ini tetapi penindakannya tidak ada”. Kesalnya.

Terkait dengan deteksi pencegahan dini, Ongen merasa baik jika penempatan polisi RW itu harus dilakukan guna pencegahan dini terkait persoalan-persoalan yang terjadi. Hanya persoalannya adalah Polisi RW honornya tidak ada dalam Dipa Polri. Ia mengusulkan kalau dapat Polres Kepulauan Aru bekerja sama dengan Pemda Aru, agar Honor Polisi RW bisa di masukkan ke dalam APBD Kabupaten Kepulauan Aru.

Terkait dengan penanganan persoalan-persoalan hukum di Kepaulauan Aru, Ongen juga menilai Intelejen Keamanan (Intelkam) polres kepulauan Aru, tidak bekerja dan tidak turun lapangan dalam menjalankan tugasnya sebagai mata dan telinga Kepolisian, untuk melakukan deteksi dini pengumpulan data dan informasi serta analisis situasi keamanan. “Kita melihat Intelkam tidak bekerja dan tidak turun lapangan untuk memecahkan persoalan-persoalan yang terjadi. Intel hanya patroli di tempat-tempat Karoke dan ambil jata dan pulang. Kalau kerja intel seperti begitu berarti daerah ini tidak akan aman. Jadi ini merupakan masukan kepada pa Kapolres supaya bagaimana langkah-langkah pencegahan terhadap persoalan-persoalan yang terjadi”. Tegasnya.

Terkait dengan konsumsi Minuman keras dan obat-obat terlarang, sebagai ketua Pemuda Kampis, Ongen mempunyai sejumlah temuan bahwa anak-anak yang berada di kompleks kampung Wara dan Besi tua, kebanyakan konsumsi Miras dan obat-obat terlarang. Bahkan perkembangan terbaru bahwa anak-anak sekarang ini sudah mengkonsumsi kotoran tai sapi sebagai obat yang memabukkan. “Yang terjadi pada anak-anak di komplek besi tua dan kampung wara adalah mereka lebih banyak konsumsi miras dan obat-obat terlarang. Bahkan perkembangan terbaru, adalah kotoran tai Sapi diambil dan dikeringkan sampai berjamur, kemudian dihirup sampai mabuk, dan itu lagi marak di Kabupaten Kepulauan Aru. Nah ini bagian dari tugas Polri, lebih khusus Intelkam Polri yang ada di Aru melakukan pencegahan untuk generasi muda berkembang lebih baik kedepan, karena kalau tidak maka persoalan-persoalan ini secara otomatis akan terjadi terus menerus”. Tandasnya. (Maf-MS)

Ms

Journalist for 17 Years

Related Posts

Terlibat Kasus Narkoba, Dua Anggota Polres Kepulauan Aru Diberhentikan Tidak Dengan Hormat

Polres Kepulauan Aru mengambil langkah tegas dengan memberhentikan dua anggotanya secara tidak hormat setelah terbukti terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba. Keputusan ini menjadi bentuk komitmen institusi Polri dalam menegakkan disiplin dan menjaga marwah kepolisian di mata publik.

Read more

Perkuat Sinergitas, Kapolres Kepulauan Aru Gelar Safari Silaturahmi ke Kejaksaan dan Koramil Dobo

Kapolres Kepulauan Aru melakukan safari silaturahmi ke Kejaksaan Negeri dan Koramil Dobo untuk memperkuat sinergitas antarinstansi. Kunjungan ini menjadi momentum mempererat koordinasi dan kolaborasi dalam menjaga keamanan, penegakan hukum, serta pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

Wujudkan Tata Kelola Bersih, Kejari Kepulauan Aru Dampingi Proyek Strategis Disdikbud

  • By Ms
  • July 28, 2026
  • 11 views
Wujudkan Tata Kelola Bersih, Kejari Kepulauan Aru Dampingi Proyek Strategis Disdikbud

Terlibat Kasus Narkoba, Dua Anggota Polres Kepulauan Aru Diberhentikan Tidak Dengan Hormat

  • By Ms
  • July 27, 2026
  • 106 views
Terlibat Kasus Narkoba, Dua Anggota Polres Kepulauan Aru Diberhentikan Tidak Dengan Hormat

Memori Leluhur yang Masih Hidup Mengurai Sejarah Kekerabatan Luang dan Ujir, lewat Kisah Patah Kemudi hingga ‘Luang Bawa Besi’

  • By Ms
  • July 25, 2026
  • 53 views
Memori Leluhur yang Masih Hidup Mengurai Sejarah Kekerabatan Luang dan Ujir, lewat Kisah Patah Kemudi hingga ‘Luang Bawa Besi’

Resmi Buka Pra Musyawarah Masyarakat Hukum Adat Aru 2026, Bupati Kaidel Dorong Penetapan Batas Hak Ulayat

  • By Ms
  • July 23, 2026
  • 70 views
Resmi Buka Pra Musyawarah Masyarakat Hukum Adat Aru 2026, Bupati Kaidel Dorong Penetapan Batas Hak Ulayat

Tanamkan Disiplin Berlalu Lintas Sejak Dini, Satlantas Polres Aru Gelar Program “Polisi Mengajar” di SMKN 1

  • By Ms
  • July 23, 2026
  • 21 views
Tanamkan Disiplin Berlalu Lintas Sejak Dini, Satlantas Polres Aru Gelar Program “Polisi Mengajar” di SMKN 1

Gelar Sosialisasi Bersama Sopir Angkot di Dobo, Satlantas Polres Aru dan Jasa Raharja Tekankan Tertib Lalu Lintas

  • By Ms
  • July 22, 2026
  • 23 views
Gelar Sosialisasi Bersama Sopir Angkot di Dobo, Satlantas Polres Aru dan Jasa Raharja Tekankan Tertib Lalu Lintas