Poster Iklan
Poster Iklan
Poster Iklan
Poster Iklan
Poster Iklan

Bupati Kaidel Lantik 48 Kepala Sekolah SD, Tegaskan Evaluasi Total Dana BOS dan Disiplin Guru

Jar Garia, Mafiaterkini- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, kembali mengambil langkah tegas dalam membenahi sektor pendidikan daerah. Bupati Timotius Kaidel, secara resmi melantik dan mengambil sumpah janji jabatan 48 guru dalam penugasan sebagai Kepala Sekolah SD di lingkungan Pemkab Kepulauan Aru, Jumat (23/10/2026).

Acara pelantikan yang digelar di Kantor BPKAD Kepulauan Aru ini turut dihadiri oleh Plh Sekda Aru Adolof Pokar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Aru, Kadhafi Rumra, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Aru, Aris F.A. Gainau, jajaran kepala dinas, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Kaidel menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial belaka. Ia menyatakan bahwa persoalan pendidikan di Kepulauan Aru telah menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan memerlukan momentum perbaikan kualitas secara menyeluruh.Bupati mengingatkan para kepala sekolah—baik yang baru maupun yang melanjutkan tugas—agar memahami betul tantangan geografis Kepulauan Aru yang luas dengan rentang kendali yang jauh.

Kondisi ini membuat pengawasan langsung dari instansi terkait memiliki keterbatasan. Kendati demikian, Kaidel menekankan bahwa hambatan geografis tidak boleh dijadikan alasan untuk mengabaikan tanggung jawab pelayanan pendidikan kepada masyarakat. Guna mengatasi kelemahan pengawasan tersebut, Pemkab Aru telah membentuk tim terpadu gabungan untuk mengevaluasi kinerja tenaga pendidikan maupun kesehatan secara berkala.

Dalam arahannya, Bupati Kaidel membeberkan tiga poin krusial yang menjadi fokus utama evaluasi kinerja kepala sekolah ke depan:

1. Transparansi dan Pengelolaan Dana BOSBupati memberikan peringatan keras terkait pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) atau Dana BOS. Ia menegaskan bahwa dana tersebut mutlak untuk kebutuhan operasional sekolah, bukan untuk kepentingan pribadi atau memperkaya diri sendiri.

    Bupati mengungkapkan keprihatinannya atas data temuan pemeriksaan BPK tahun 2025 yang mencatat persoalan pertanggungjawaban Dana BOS mencapai angka 98 persen.

    Memasuki tahun 2026, Bupati menegaskan tidak ada lagi toleransi bagi penyalahgunaan anggaran atau pengelolaan dana yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Kepala sekolah dituntut menjadi garda terdepan penjaga transparansi anggaran.

    2. Disiplin Kehadiran GuruBupati menyoroti pentingnya disiplin dasar bagi para pendidik. Menurutnya, mustahil membicarakan kualitas kinerja jika kehadiran di sekolah saja tidak dapat dipenuhi. Kepala sekolah juga diminta memberikan teladan nyata bagi para guru di bawah kepemimpinan mereka.

    3. Peningkatan Kualitas dan Kompetensi BerkelanjutanBudaya belajar tidak boleh berhenti setelah seseorang diangkat menjadi guru atau kepala sekolah. Mengingat perkembangan IPTEK yang begitu cepat, para pendidik didorong untuk terus belajar agar selalu berada selangkah di depan peserta didik.

    Ke depan, Pemkab Aru bersama Dinas Pendidikan berkomitmen untuk menghadirkan evaluasi terbuka serta memberikan reward khusus bagi guru yang berprestasi, berdisiplin, dan berdedikasi tinggi setiap perayaan Hari Pendidikan.

    “Mari kita jadikan pelantikan ini sebagai awal komitmen baru untuk membenahi pendidikan. Jangan menyalahgunakan Dana BOS, jangan mengabaikan kehadiran di sekolah, dan jangan berhenti belajar,” pungkas Bupati Kaidel menutup arahannya. (Mafiaterkini-Tim)

    Advertisements
    Poster Iklan

    Ms

    Journalist for 17 Years

    Related Posts

    Proses Belajar Mengajar di SDN Jursiang Lumpuh Total, Kades Minta Oknum Guru Segera Dipindahkan

    Jar Garia, Mafiaterkini- Proses belajar mengajar di SD Negeri Jursiang, Kecamatan Aru Utara Timur, Kabupaten Kepulauan Aru, dilaporkan lumpuh total. Kondisi memprihatinkan ini terjadi lantaran aktivitas sekolah sering diliburkan tanpa…

    Read more

    Jeritan Pendidikan di Batas Negeri: Asa Anak-Anak Aru Terpasung Sekolah yang Sering Diliburkan

    Kondisi pendidikan di wilayah perbatasan Kepulauan Aru memprihatinkan lantaran aktivitas belajar mengajar di beberapa sekolah kerap diliburkan tanpa kepastian. Kejadian ini memasung asa anak-anak daerah pesisir yang mendambakan akses pendidikan yang layak dan konsisten.

    Read more

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    Bupati Kaidel Lantik 48 Kepala Sekolah SD, Tegaskan Evaluasi Total Dana BOS dan Disiplin Guru

    • By Ms
    • October 23, 2026
    • 3 views
    Bupati Kaidel Lantik 48 Kepala Sekolah SD, Tegaskan Evaluasi Total Dana BOS dan Disiplin Guru

    KNPI Supiori Perkuat Kaderisasi Pemud, Lima Ketua Distrik Resmi Terpilih

    • By Ms
    • October 22, 2026
    • 42 views
    KNPI Supiori Perkuat Kaderisasi Pemud, Lima Ketua Distrik Resmi Terpilih

    Bupati Kepulauan Aru Mencanangkan Program CKG Serentak: Deteksi Dini Kunci Cegah Komplikasi Fatal

    • By Ms
    • October 21, 2026
    • 13 views

    Pemkab Biak Numfor Apresiasi Muscab I FGM Tanah Papua: Wadah Konsolidasi Iman dan Intelektual Pemuda

    • By Ms
    • October 21, 2026
    • 107 views
    Pemkab Biak Numfor Apresiasi Muscab I FGM Tanah Papua: Wadah Konsolidasi Iman dan Intelektual Pemuda

    Proses Belajar Mengajar di SDN Jursiang Lumpuh Total, Kades Minta Oknum Guru Segera Dipindahkan

    • By Ms
    • October 20, 2026
    • 27 views
    Proses Belajar Mengajar di SDN Jursiang Lumpuh Total, Kades Minta Oknum Guru Segera Dipindahkan

    Jeritan Pendidikan di Batas Negeri: Asa Anak-Anak Aru Terpasung Sekolah yang Sering Diliburkan

    • By Ms
    • October 20, 2026
    • 14 views
    Jeritan Pendidikan di Batas Negeri: Asa Anak-Anak Aru Terpasung Sekolah yang Sering Diliburkan