Jar Garia, Mafiaterkini- Wakil Bupati Kepulauan Aru, Drs. Moh. Djumpa, M.Si., bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 tingkat Kabupaten Kepulauan Aru yang dipusatkan di Halaman Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Dobo, Kamis (17/9/2026).
Upacara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pimpinan instansi vertikal, di antaranya, Danramil 1503-03 Dobo, Kapten Inf. Edy Pattimey.
Kepala UPBU Dobo, Indriawan, S.SiT., M.M., bersama Ketua DWP UPBU Dobo, Nurlima M. Basri.
Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Aru, Benony Liesal, S.E., M.M.
Perwakilan Kapolres Kepulauan Aru, Kepala Basarnas Pos Kepulauan Aru, Danlanal Aru, dan Kepala Desa Wangel, Petu Yansen.
Dalam kesempatan tersebut,, Wakil BupatiAru, Drs. Moh. Djumpa membacakan sambutan resmi Menteri Perhubungan Republik Indonesia. Mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”, Menteri Perhubungan menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban beserta keluarga yang ditinggalkan akibat insiden transportasi belakangan ini.
Menhub menegaskan bahwa peristiwa-peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa keselamatan tidak boleh sekadar menjadi rutinitas administratif.
“Keselamatan adalah tanggung jawab moral, standar keselamatan harus hidup di lapangan,” ujar Moh. Djumpa saat membacakan amanat Menteri Perhubungan.
Lebih lanjut, ditekankan pula pentingnya menjaga keseimbangan antara keselamatan dan konektivitas di tengah lingkungan kerja yang kian kompleks, mulai dari penanganan bencana alam seperti gempa bumi dan erupsi, hingga gangguan penerbangan dan pelayaran.

Insan perhubungan dituntut berani menghentikan operasi tatkala situasi tidak aman, namun tetap cepat mencari alternatif demi kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi bantuan.
Transportasi Penggerak Utama Pembangunan DaerahPemerintah pusat melalui arahan Presiden Prabowo Subianto terus mendorong konektivitas yang erat antara pusat produksi dan permukiman guna menekan biaya logistik serta mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan.
Bagi wilayah kepulauan seperti Kepulauan Aru, kehadiran infrastruktur Perhubungan, baik pelabuhan, penerbangan perintis, maupun jalur logistik yang efisien, memiliki andil besar dalam memangkas jarak, menaikkan daya saing hasil petani dan nelayan, serta mendekatkan pelayanan erhub hingga ke wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).
Mengakhiri amanatnya, Menteri Perhubungan menetapkan bulan September sebagai Bulan Keselamatan Transportasi. Seluruh insan perhubungan diajak untuk menjadikan momen ini sebagai tonggak awal dalam memperkuat budaya keselamatan sepanjang tahun, seraya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petugas di lapangan yang kerap bekerja tanpa kenal lelah demi kelancaran mobilitas bangsa.
Usai melaksanakan upacara bendera, wakil Bupati Aru, Drs. Moh. Djumpa memimpin kelanjutan rangkaian acara dengan prosesi tabur bunga di perairan Pelabuhan Yos Sudarso, Dobo. (Mafiaterkini-Tim)










