Jar Garia, Mafiaterkini- Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru melalui Dinas Sosial (Dinsos) bekerja sama dengan Sentra Wasana Bahagia Ternate menyalurkan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) Tahun 2026 dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Penyaluran bantuan bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) ini dipusatkan di Kabupaten Kepulauan Aru, berlangsung di halaman Kantor Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Aru, Kamis 10/09/26.
Acara penyaluran tersebut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Sosial RI, Kepala Sentra Wasana Bahagia Ternate, sebahgai Kepala Pokja Data Sentra Wasana Bahagia Ternate), Bpk. Tri Budi Bahari Syam.
Dalam sambutannya, Tri Budi Bahari Syam menjelaskan bahwa Sentra Wasana Bahagia Ternate merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI yang mencakup wilayah kerja di dua provinsi, yakni Provinsi Maluku dan Maluku Utara, dengan total 14 wilayah kerja.
Ia mengungkapkan bahwa pada periode Agustus hingga September 2026, pihaknya melaksanakan rangkaian penyaluran bantuan bakti sosial di Kota Tidore, Kota Ambon, dan Kabupaten Kepulauan Aru. Dari ketiga wilayah tersebut, kehadiran dan partisipasi di Kabupaten Kepulauan Aru dinilai sebagai yang terbesar dan paling istimewa.
“Kabupaten Kepulauan Aru ini cukup spesial. Pertama, saya diberikan topi dengan desain bulu burung Cenderawasih. Kedua, Kabupaten Kepulauan Aru memecahkan rekor baru; selama Sentra Wasana Bahagia Ternate berdiri, baru kali ini penyaluran bantuan Atensi berupa wirausaha dalam satu kali penyaluran mencapai ratusan penerima manfaat, dan itu baru terjadi di Kepulauan Aru,” ujar Tri Budi di hadapan para penerima manfaat dan tamu undangan.

Adapun total keseluruhan anggaran bantuan Atensi yang disalurkan di Kabupaten Kepulauan Aru mencapai Rp.534.464.000, dengan rincian sebagai berikut:
Bantuan Asistensi Sosial Pemenuhan Hidup Layak (PHL): Disalurkan kepada 94 penerima manfaat dengan total nominal Rp.109.040.000.
Bantuan Asistensi Kewirausahaan: Disalurkan kepada 139 penerima manfaat dengan total nominal Rp.437.675.099.
Bantuan Alat Bantu Disabilitas: Total nominal bantuan sebesar Rp.6.749.000.
Pesan Khusus dan Sistem Monitoring Evaluasi (Monev)
Tri Budi mengingatkan para penerima manfaat agar memanfaatkan bantuan wirausaha secara bijak dan produktif untuk mengembangkan usaha, seperti usaha kios, dan bukan untuk konsumsi pribadi.
Pihak kementerian bersama Dinsos Aru dan pendamping sosial akan melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) dalam beberapa bulan ke depan. Usaha yang berkembang dan menunjukkan hasil positif berpeluang mendapatkan stimulus tambahan pada kesempatan berikutnya. Sebaliknya, jika usaha mangkrak atau berhenti, maka program bantuan tersebut akan berakhir di situ.
Ditegaskan, kesuksesan penyaluran bantuan ini juga tidak terlepas dari dukungan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas Kesehatan yang turut memfasilitasi pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat, serta dukungan dari Dinas Kominfo.
Menutup sambutannya, Tri Budi menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dan berharap kerja sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru beserta masyarakat dapat terus terjaga. “Kami berharap kekompakan di Pemda Kabupaten Kepulauan Aru beserta masyarakat tetap terjaga, supaya kegiatan rehabilitasi sosial dan pengentasan kemiskinan dapat berjalan secara maksimal dan sistematis,” Pungkasnya. (Maf-MS)











